Daerah  

Prof. Adrianus Amheka: Pendidikan Tinggi Kunci Tuntaskan Stunting dan Kemiskinan di NTT

Avatar photo
IMG 20250714 WA0041

Program ini bertujuan untuk mengintegrasikan ilmu dan teknologi dalam rangka membangun masyarakat yang lebih baik.

Lebih lanjut, Prof. Adrianus menjelaskan LLDIKTI Wilayah XV memfokuskan pada daerah-daerah tertinggal di NTT yang masih menghadapi tantangan besar dalam pembangunan manusia dan kesejahteraan sosial.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dengan fokus pada tiga kabupaten dengan status daerah tertinggal, LLDIKTI berharap dapat mengurangi ketimpangan sosial dan ekonomi di NTT.

Baca Juga :  Nurce Sombu Dilantik Ulang Jadi Kabag Persidangan DPRD NTT

Program-program seperti KKN Tematik “Gentaskin” yang melibatkan mahasiswa secara langsung dalam kegiatan pengabdian masyarakat, akan menjadi salah satu cara untuk mengatasi masalah kemiskinan dan stunting yang masih terjadi di beberapa daerah.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan solusi yang dibutuhkan,” ujar Prof. Adrianus.

Baca Juga :  Baru Dipercaya Menjabat, PJ Kades di Kobalima Ini Langsung Coret Warganya Dari BLT DD

Program Gentaskin ini juga melibatkan mahasiswa dalam aksi nyata yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah-daerah tertinggal.

Prof. Adrianus menegaskan bahwa LLDIKTI Wilayah XV dan seluruh mitra pendidikan tinggi berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi menuju Indonesia Emas 2045.

Fokus utama adalah memperkuat pendidikan tinggi di wilayah timur Indonesia agar dapat berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan nasional.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung