Penyediaan anakan pohon yang gratis dan dukungan fasilitas seperti tempat penyimpanan bibit pohon akan memudahkan masyarakat, terutama petani, dalam mengakses dan menanam pohon.
Sebagai bagian dari program RHL, BPDAS menyediakan bibit tanaman yang tidak hanya bermanfaat secara ekologis, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang besar.
Misalnya, bibit pohon buah-buahan yang ditanam di luar kawasan hutan untuk tujuan penghijauan, sekaligus dapat memberi manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.
Bibit produktif ini menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin meningkatkan pendapatan mereka melalui usaha pertanian yang ramah lingkungan.
BPDAS juga terus mengembangkan proyek-proyek yang melibatkan masyarakat secara langsung, seperti kebun bibit rakyat (KBR) dan kebun bibit desa (KBD), yang memungkinkan masyarakat untuk menanam pohon di lahan mereka sendiri.
Dolfus Tuames menegaskan, keberhasilan program pelestarian alam ini sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta berbagai pihak terkait.
Dengan dukungan anggaran dan fasilitas yang memadai, pemerintah daerah dapat membantu masyarakat dalam menghadapi tantangan kehidupan dan mengoptimalkan potensi alam yang dimiliki.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












