Daerah  

Pelestarian Alam di NTT: Dolfus Tuames Sebut Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Kunci Keberhasilan

Avatar photo
WhatsApp Image 2025 01 25 at 16.52.26
Dolfus Tuames, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Benain Noelmina di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Hendrik)
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

KR – Dolfus Tuames, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Benain Noelmina di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menegaskan pentingnya menjaga pelestarian alam sebagai langkah untuk mempertahankan kualitas lingkungan dan memperbaiki kesejahteraan masyarakat di NTT.

Dalam sebuah wawancara pada Kamis,23 Januari 2025, Tuames mengungkapkan kekayaan sumber daya air yang dimiliki provinsi NTT, namun mengingatkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penanaman pohon masih sangat minim.

“Di NTT, kita kaya dengan potensi air, namun kesadaran untuk menanam pohon sangat rendah. Kami di sini menyediakan anakan pohon yang bisa dibagikan kepada masyarakat. Dengan adanya fasilitas dan dukungan dari pemerintah kabupaten dan desa, kami berharap masyarakat dapat dengan mudah mengakses dan menanam pohon,” ujar Tuames.

BPDAS Benain Noelmina berperan aktif dalam program rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) yang bertujuan untuk melestarikan ekosistem hutan, lahan, serta meningkatkan kualitas perairan darat dan mangrove.

Baca Juga :  Berikut Beberapa Syarat Gabung di Lowongan Kerja PT Wana Rimba Nusantara (WRN) 

Program RHL mencakup berbagai kegiatan, seperti RHL vegetatif, pembangunan kebun bibit rakyat (KBR), kebun bibit desa (KBD), bantuan langsung masyarakat (BLM), serta distribusi bibit produktif.