Daerah  

Pelestarian Alam di NTT: Dolfus Tuames Sebut Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Kunci Keberhasilan

Avatar photo
Reporter : Hendrik
WhatsApp Image 2025 01 25 at 16.52.26
Dolfus Tuames, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Benain Noelmina di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Hendrik)

Menurut Tuames, sejak beberapa tahun terakhir, BPDA telah melaksanakan berbagai proyek RHL di wilayah kerja yang sebagian besar terletak di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berada di Provinsi NTT.

Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kebun-kebun yang tidak hanya mendukung keberlanjutan ekosistem, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Tuames menekankan pentingnya tiga poin utama dalam upaya pelestarian alam seperti ekologis, ekonomi, dan sosial.

Baca Juga :  KCP Tasi Mane CU Kasih Sejahtera Malaka Gelar Loka-Karya Pra Rat Kepada Kelompok Basis

Dalam konteks ekologis, penanaman pohon bertujuan untuk memperbaiki kualitas tanah, meningkatkan kandungan air, dan mengurangi erosi serta bencana alam lainnya seperti banjir.

Di sisi ekonomi, tanaman yang dibudidayakan, seperti pohon kayu-kayuan dan buah-buahan, dapat memberikan penghasilan tambahan bagi masyarakat, khususnya para petani.

“Potensi NTT sangat bagus, namun tantangan terbesar adalah mengubah mindset masyarakat yang masih terperangkap dalam kemiskinan.”

Baca Juga :  Polisi Selidiki Mobil Berisi Jerigen Pertalite yang Ditinggal Usai Tabrakan di SPBU

“Untuk itu, kita perlu bekerja keras dalam menyadarkan masyarakat akan pentingnya menanam pohon, tidak hanya sebagai upaya pelestarian alam, tetapi juga untuk meningkatkan perekonomian mereka,” kata Tuames.

Dalam hal sosial, Tuames berharap adanya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan sinergi yang berkelanjutan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung