Daerah  

MoU dengan Danantara, KADIN NTT Titip Potensi NTT

Avatar photo
WhatsApp Image 2025 05 16 at 20.35.24
KADIN NTT foto bareng dengan Doni Oskaria, COO Danantara.

“Kami mengalami defisit hampir Rp252 triliun. Ini menunjukkan bahwa NTT masih sangat bergantung pada produk luar. Kami perlu substitusi produk dan peningkatan nilai tambah komoditas lokal agar dapat diekspor dengan nilai yang lebih tinggi,” ujar Bobby.

Bobby juga menyoroti pentingnya pengembangan Kawasan Industri Bolok yang saat ini masih minim fasilitas. Ia mengajak Danantara untuk berinvestasi langsung dan membawa investor strategis ke NTT.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kami menitipkan potensi besar di NTT seperti garam, rumput laut, dan komoditas lainnya. Namun kawasan industri kami belum lengkap infrastrukturnya, sehingga membutuhkan dorongan dari investor besar seperti Danantara,” jelasnya.

Baca Juga :  Kepala Lapas Kelas IIA Kupang Bahas Implementasi PANTAU IMIPAS dan Program Kesejahteraan Pegawai

Lebih lanjut, Bobby menegaskan kesiapan KADIN NTT dalam mendukung penuh setiap langkah investasi yang masuk ke NTT.

“KADIN NTT siap memfasilitasi dan mengawal setiap proses investasi agar bisa memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat kami,” pungkasnya.

MoU ini menjadi sinyal kuat bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah melalui super holding seperti Danantara akan mempercepat transformasi ekonomi daerah, khususnya di wilayah timur Indonesia seperti NTT. (**/HN)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung