Selain tata kelola yang baik, Leonardus juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) agar mereka mampu mengelola program dengan optimal.
Beliau mengibaratkan bahwa bantuan tanpa pelatihan dan pendampingan yang tepat hanya akan menghasilkan dampak sementara.
Dalam konteks pembangunan ekonomi, ia mendorong industrialisasi di NTT, khususnya pada sektor pengolahan hasil pertanian dan perkebunan.
Ia mencontohkan kopi sebagai salah satu komoditas unggulan yang belum dikelola secara maksimal sesuai kebutuhan pasar.
“Kita punya kopi dalam jumlah besar, tetapi cara pengemasannya masih belum menyesuaikan dengan permintaan pasar, seperti kebutuhan hotel dan restoran yang menginginkan kemasan kecil-kecil.”
“Ini yang perlu kita dorong agar industri pengolahan bisa berkembang dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar,” jelasnya pada Rabu,12 /03/2025.
Sebagai langkah konkret, Leonardus mengusulkan rapat koordinasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, guna memastikan seluruh rantai produksi dari hulu hingga hilir berjalan dengan baik.
Ia berharap adanya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor industri berbasis potensi lokal.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












