Daerah  

Fernando Soares Dukung BGN Tutup Dapur Tak Layak di NTT

Avatar photo
IMG 20251021 WA0137

KR – Politisi Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPRD  NTT, Fernando Soares menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah tegas Badan Gizi Nasional (BGN) berencana mengevaluasi dan menutup dapur-dapur tidak memenuhi standar operasional prosedur (SOP) di berbagai daerah, termasuk di NTT.

Menurut Soares, kebijakan tersebut penting untuk menjamin kualitas makanan dan keamanan gizi masyarakat, khususnya di sekolah-sekolah.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ia menegaskan bahwa semua dapur pelayanan gizi berada di bawah kendali langsung BGN pusat, bukan daerah.

Baca Juga :  Indosat Bagikan Dividen Rp2,7 Triliun di RUPST 2025, Perkuat Langkah Jadi AI TechCo

“Semua pelayanan satuan dapur itu dikendalikan langsung oleh Badan Gizi Nasional. Kalau ada dapur yang tidak memenuhi SOP, baik soal infrastruktur, sanitasi, maupun sertifikat kelayakan, ya harus ditutup. Kami mendukung penuh langkah BGN,” tegas Soares pada Selasa, 21/10/2025 di Kantor DPRD NTT Kupang.

Fernando juga mengakui, selama ini masih banyak dapur yang belum mematuhi standar pelayanan dan keamanan pangan.

Baca Juga :  Polda NTT Umumkan Kelulusan SIP Angkatan 54, Cek Kuota dan Hasilnya

Beberapa kasus seperti dugaan keracunan makanan di sekolah menjadi perhatian serius DPRD NTT.

“Kita sudah panggil koordinator regional, BPOM, hingga BPJS untuk meminta penjelasan terkait kejadian di SMPN 8. Kita tidak main-main. Ketika ada keluhan masyarakat, kita tindak lanjuti,” ujar Soares.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung