Dalam penanganan masa darurat ini, Gubernur Melki menegaskan bahwa selain proses pencarian dan evakuasi korban, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang mengungsi harus menjadi prioritas.
Pemerintah juga memastikan kebutuhan tempat tinggal sementara, seperti tenda dan selimut, menjadi bagian dari penanganan darurat bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan atau tidak dapat ditempati.
Untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat terdampak, Pemerintah Provinsi NTT juga mengambil langkah sementara dengan mengajak toko-toko makanan dan minuman di seluruh daratan Flores untuk turut membantu menyediakan kebutuhan pangan bagi para korban.
Gubernur meminta para pelaku usaha tidak perlu ragu memberikan bantuan terlebih dahulu dalam situasi darurat, terutama untuk memastikan tidak ada masyarakat terdampak yang kekurangan makanan dan minuman.
Kebutuhan tersebut nantinya akan dilakukan perhitungan dan pembiayaan bersama oleh pemerintah kabupaten, Pemerintah Provinsi NTT, serta melalui dukungan Pemerintah Pusat.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya gotong royong seluruh unsur di daerah untuk memastikan kebutuhan mendesak masyarakat dapat terpenuhi tanpa harus menunggu seluruh bantuan dari pemerintah pusat tiba.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










