Sementara itu, sebanyak 23 orang dilaporkan mengalami luka-luka, terdiri atas 6 orang di Sikka, 13 orang di Ende, dan 4 orang di Manggarai.
Ia menegaskan bahwa data tersebut masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui seiring dengan berlangsungnya proses pencarian, evakuasi, serta pendataan oleh tim di lapangan.
Selain korban jiwa dan luka-luka, gempa juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas dan infrastruktur di beberapa wilayah Flores.
*Koordinasi Lintas Daerah Terus Diperkuat*
Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan, bahwa sejak gempa terjadi, Pemerintah Provinsi NTT terus membangun komunikasi dengan para bupati, wakil bupati, dan jajaran pemerintah daerah di seluruh daratan Flores.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan situasi di masing-masing daerah, mempercepat pendataan dampak bencana, serta memastikan penanganan awal terhadap masyarakat terdampak dapat dilakukan dengan cepat.
“Sejak pagi tadi, kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, para bupati, wakil bupati dan berbagai jajaran yang ada di Flores. Kami cek berbagai kondisi yang terjadi dan juga para bupati dan wakil bupati sedaratan Flores juga terus memimpin penanganan kejadian gempa Flores ini yang kerusakannya kita lihat cukup serius,” kata Gubernur Melki.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










