Daerah  

Jalan Baru Merajut Harapan Kelompok Rentan Menuju Masa Depan Setara

Avatar photo
WhatsApp Image 2025 09 12 at 17.34.59 1
Foto bersama bersama saat menggelar kegiatan FGD di Hotel Kristal.

Sementara itu, Umbu Rangga Landuawang, Program Manajer Inclusive Livelihood and DRR Matahati Bengkel APPeK, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

“Melalui forum inklusi ini, kita memastikan bahwa kelompok rentan tidak hanya hadir sebagai penerima manfaat, tetapi juga ikut serta dalam perumusan kebijakan, pelaksanaan program, hingga memantau capaian pembangunan. Dengan begitu, manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat luas,” jelas Umbu Rangga.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ia menambahkan, pembangunan inklusif tidak hanya berbicara soal pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang keadilan sosial, keberlanjutan lingkungan, serta terciptanya masyarakat yang setara.

Baca Juga :  Garuda Indonesia Buka Lowongan 2024, Cek Detailnya di Sini

FGD ini juga menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat, khususnya kelompok rentan, adalah kunci dalam memastikan keberlanjutan pembangunan. Partisipasi aktif mereka akan menjamin bahwa program-program pemerintah mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Dengan melibatkan berbagai pihak mulai dari hulu hingga hilir, diharapkan Kabupaten Kupang dapat menjadi model pembangunan inklusif yang memberikan manfaat bagi semua kalangan.

Baca Juga :  Tamatan SMA,D3 dan SI Bisa Lamar di Lowongan Kerja Terbaru di J &T Express

Komitmen yang dibangun melalui FGD Forum Inklusi ini sejalan dengan visi besar Kabupaten Kupang menuju “Kabupaten Kupang Emas.”

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung