Sejak tanggal 17 Agustus 2026, sebanyak 643 site yang dioperasikan oleh Indosat di Nusa Tenggara Timur telah berfungsi sepenuhnya untuk mendukung kebutuhan komunikasi masyarakat di wilayah bencana.
Indosat juga terus berkoordinasi dengan PLN, penyedia jaringan serat optik, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), BPBD, dan pemangku kepentingan terkait lainnya sebagai langkah mitigasi untuk menjaga keberlangsungan layanan komunikasi.
Syed Bilal Kazmi, Director and Chief Operating Officer Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan, Indosat turut prihatin dan berduka atas gempa yang terjadi di Flores yang bedampak terhadap masyarakat di Flores. Dan pihaknya memastikan dapat menjawab kebutuhan mendesak bagi warga terdampak.
“Kami turut prihatin atas gempa yang berdampak pada masyarakat di Flores. Dalam situasi seperti ini, yang terpenting adalah memastikan dukungan dapat menjawab kebutuhan yang paling mendesak. Karena itu, kami berkoordinasi dengan BPBD dan pihak terkait untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjaga layanan komunikasi tetap tersedia selama masa tanggap darurat,”ungkap Syed Bilal Kazmi.
Sejalan dengan semangat “LebihBaikIndosat”, dukungan melalui Indosat SIGAP akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Koordinasi bersama BPBD dan pihak terkait juga akan terus dilakukan sepanjang masa tanggap darurat hingga proses pemulihan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












