Ia juga menyoroti pentingnya kemandirian fiskal melalui optimalisasi pemungutan pajak.
“Dengan pendapatan daerah yang meningkat lebih besar, kita dapat mengalokasikan dana untuk berbagai program pembangunan, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan pertanian, yang menjadi prioritas utama pemerintahan saat ini,” tambahnya.
Perjanjian ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi pemungutan pajak serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Gubernur Melki Laka Lena menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk terus memperbaiki sistem perpajakan guna memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, perjanjian ini dapat mendorong NTT menjadi provinsi yang lebih berkembang dan mandiri secara finansial,” tutupnya.**
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












