Daerah  

Gubernur NTT Dukung Penguatan Perhutanan Sosial Perempuan dalam Forum Ekonomi Restoratif “Terbitnya Harapan 

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260508 WA0016
Forum Ekonomi Restoratif "Terbitnya Harapan' diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (7/5/2026)

“Ini bukan sekadar dokumen administratif. Ini adalah koreksi sejarah. Ini adalah hadirnya keadilan,” tegasnya.

Gubernur menyampaikan bahwa masa depan pembangunan NTT tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan program pembangunan, tetapi juga oleh keberanian memberikan kepercayaan kepada perempuan-perempuan desa yang selama ini menjaga kehidupan dan kelestarian lingkungan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kita telah memilih untuk mempercayakan masa depan itu kepada ina, êndé, mama-mama kita yang selama ini menjaga hutan dalam diam, menanam tanpa selalu diakui, dan merawat kehidupan dari akar paling dasar masyarakat kita,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polda NTT Umumkan Kelulusan SIP Angkatan 54, Cek Kuota dan Hasilnya

Wakil Menteri PPPA RI Veronika Tan menyampaikan, bahwa penerbitan enam SK Perhutanan Sosial Perempuan merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah, Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial, serta dukungan lintas kementerian yang akan terus diperkuat hingga tingkat desa.

Menurutnya, capaian tersebut sangat penting karena mayoritas penerima SK merupakan perempuan, bahkan terdapat kelompok di Kabupaten Sikka yang seluruh anggotanya adalah perempuan.

Baca Juga :  Prospek Cuaca di NTT 10 Hingga 16 Oktober di Beberapa Wilayah

“Ini adalah prestasi karena penerima SK hampir didominasi perempuan, bahkan di Sikka ada yang 100 persen perempuan,” ujar Veronika Tan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung