Wilayah yang berpotensi mengalami gelombang sedang antara lain Selat Sape bagian selatan, Selat Flores–Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan Selatan Flores, Perairan Selatan Alor–Pantar, Selat Sumba bagian Barat, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Sabu–Raijua, Perairan Utara Timor, Perairan Utara Kupang–Rote, Selat Pukuafu serta Perairan Selatan Timor–Rote.
Pada 1–3 September, potensi gelombang sedang juga mencakup Perairan Selatan Sumba dan Perairan Taman Nasional Komodo.
*Perairan Selatan Sumba Berpotensi Gelombang Tinggi*
Perhatian khusus diberikan kepada Perairan Selatan Sumba. Pada periode 31 Agustus pukul 08.00 WITA hingga 1 September 2026 pukul 08.00 WITA, BMKG memprakirakan gelombang kategori tinggi lebih dari 2,5 hingga 3 meter terjadi di wilayah tersebut.
Sementara untuk periode 1–2 September dan 2–3 September 2026, BMKG tidak memprakirakan adanya gelombang kategori tinggi atau nihil.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, operator kapal, pengguna jasa transportasi laut dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir, untuk memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum melakukan perjalanan.
Informasi prakiraan cuaca pelabuhan dan wilayah perairan NTT dapat diakses melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tenau BMKG.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












