Kota Kupang dinilai mampu menerjemahkan visi nasional ke dalam konteks lokal dengan pendekatan yang adaptif dan responsif.
Selain Kota Kupang, apresiasi kategori progres perencanaan tertinggi juga diberikan kepada Provinsi Papua Pegunungan dan Kabupaten Bone Bolango, sebagai daerah otonomi baru yang dinilai mampu bergerak cepat membangun fondasi perencanaan pembangunan.
Dalam sambutannya, Teni Widuriyanti menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi momentum krusial karena merupakan tahun pertama implementasi penuh seluruh dokumen perencanaan pasca transisi kepemimpinan nasional dan daerah.
“Seluruh tahapan perencanaan harus selaras. Sumber pertumbuhan nasional itu ada di daerah. Jika daerah tidak bergerak, maka target nasional tidak akan tercapai,” tegasnya.
Sementara itu, Deputi Bappenas Erwin Dimas menambahkan bahwa daerah penerima apresiasi, termasuk Kota Kupang, akan mendapat dukungan peningkatan kapasitas manajemen risiko pembangunan agar setiap program prioritas berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Penghargaan ini sekaligus menempatkan Kota Kupang sebagai salah satu motor penggerak pembangunan nasional dari kawasan timur Indonesia, sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












