Menurutnya, festival tersebut menjadi wadah bagi anak muda untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.
“Festival Bale Nagi memberikan ruang bagi kami untuk menampilkan kreativitas budaya. Selain itu, kegiatan ini juga membuka peluang memperoleh informasi dan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda. Kami berharap festival ini terus memberikan harapan baru bagi masyarakat Flores Timur,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMAK Santa Maria Immaculata Adonara, Anthonius Londa Diaz, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota bend, guru pendamping, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh hingga penampilan berjalan sukses.
Ia berharap pengalaman tampil di ajang bergengsi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berkarya, meningkatkan prestasi, dan membawa nama baik sekolah di berbagai kegiatan seni dan budaya.
Melalui penampilan yang memikat di Festival Bale Nagi 2026, Bend SMAK Santa Maria Immaculata Adonara membuktikan bahwa generasi muda Flores Timur tidak hanya memiliki talenta di bidang musik, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan budaya Lamaholot kepada masyarakat luas. (**/Albert Wain)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












