Daerah  

Beberapa Item Pekerjaan Mantan Kades Wederok Akan Di Audit Khusus Inspektorat Malaka,Begini Tanggapanya

Avatar photo
6a741b8809242ccc09d1f0bd4d3f1dc4a7ec7594b469768a30dab204545fdaa8.0 1
Inspektur Daerah (Irda) Kabupaten Malaka Agustinus Remigius Leki, S.Kom., M.Si/ist

Informasi yang diperoleh Tim Wartawan pada Sabtu Malam (11/11/2023). Pembangunan Rabat Beton, Drainase dan Solar Cell yang menghabiskan 147 Juta DD Wederok itu sementara dikejar. Progresnya sementara digenjot di lapangan.

“Untuk Drainase hari ini mereka berhasil kerjakan 10 Meter. yang sedikit kendala itu mungkin Rabat Beton yang Anggarannya sudah dicairkan semua pada tahap l”, Kata PJ Kades Wederok yang ditemui di Kediamannya pada Sabtu Malam (11/11/2023).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Usai mengatakan itu, PJ Kepala Desa Wederok yang baru dilantik Bupati Malaka pada Bulan lalu ini mengaku akan terus berupaya mendorong progres agar tetap jalan sebagaimana mestinya.

“Untuk Rabat beton anggarannya sudah cair semua di tahap 1 kemudian Drainase Sisa anggaran sekitar 30 Jutaan sementara untuk Solar Cell sudah fix”, Terang laki – laki berbadan kekar hitam manis yang memiliki nama lengkap Rinolbertus Yoseph Klau, S.IP.

Baca Juga :  BUMDes & SDM Jadi Kunci Harapan PMD Flores Timur

Sebelumnya Diberitakan: Paket Proyek Pembangunan Drainase Dan Rabat Beton Dana Desa Di Kecamatan Weliman Diduga Mangkrak Tidak Sesuai Spek

Pasalnya, kedua Paket Pekerjaan yang bersumber dari dana desa (DD) Wederok tersebut diduga sudah selesai masa pekerjaannya, yang mana terhitung sejak awal tahun 2023. Pantauan Tim Wartawan di Lokasi pada Jumat Siang, 10 November 2023 sampai saat ini belum selesai dikerjakan alias mangkrak.

Di lokasi pekerjaan tersebut, bangunan drainase yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2023 dengan pagu Anggaran senilai Rp. 147.180.450 – dengan rincian pekerjaannya, jalan Rabat beton : 100 M dan Saluran Drainase Panjang : 200 M Desa Wederok diduga Mangkrak, juga dikerjakan asal-asalan.

Baca Juga :  Kacabjari Waiwerang Awasi Ketat Penggunaan Dana Desa

Penelusuran Wartawan Dilokasi Proyek, ditemui salah satu masyarakat yang namanya tidak ingin dikorankan mengatakan hal itu kepada Wartawan bahwa pekerjaan itu sudah sejak lama molor tanpa ada aktivitas dari tukang atau para pekerja.

“Sudah lama tukang tidak kerja karena bahan tidak ada. Tukang mau kerja bagaimana Kaka, semen, batu dan pasir saja sudah tiga minggu belum kasih turun,ini tinggal dua sak semen saja tapi sudah lama belum antar lagi,” Ujar Sumber itu kepada Wartawan.

Investigasi Wartawan juga berhasil menghimpun informasi soal pekerjaan drainase dengan panjang 200 M tersebut diduga mangkrak. Terpantau, pekerjaan itu dilakukan asal jadi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung