Pascagempa, Realisasi Pajak Baru 20 Persen, Gubernur Melki Tantang UPTD Bapenda se-Flores Kejar 75 Persen

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260923 000528
Gubernur Melki saat memimpin rapat proyeksi penerimaan pendapatan daerah pascagempa sekaligus strategi pencapaian target bersama para Kepala UPTD se-Daratan Flores di UPTD Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Ende, Selasa (22/9/2026) siang.

ENDE, kabartimor.com—Di tengah kondisi pascagempa yang melumpuhkan aktivitas perkantoran dan membuat realisasi penerimaan pajak di Flores baru di kisaran 20 persen, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, mematok target tinggi.

Ia menantang seluruh UPTD Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT/Kantor Samsat se-Daratan Flores untuk mengejar 75 persen penerimaan pajak demi recovery dan pembangunan daerah.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Penegasan target 75 persen itu disampaikan Gubernur Melki saat memimpin rapat proyeksi penerimaan pendapatan daerah pascagempa sekaligus strategi pencapaian target bersama para Kepala UPTD se-Daratan Flores di UPTD Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Ende, Selasa (22/9/2026) siang

Baca Juga :  Tim Tabur Kejari TTS Berhasil Menangkap DPO Diduga Korupsi Dana Desa Amanatun Barat

Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Ende Dominikus Minggu Mere, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT Yohanes Abrianto Kore, Kepala Biro Umum Setda Provinsi NTT Agustinus R. Sigasare, serta para Kepala UPTD Pendapatan Daerah Provinsi NTT se-Daratan Flores.

Gubernur Melki menekankan pentingnya memperkuat optimalisasi pendapatan daerah melalui strategi yang lebih terukur, disiplin dan adaptif. Berdasarkan laporan yang disampaikan dalam rapat, sebagian besar realisasi penerimaan daerah saat ini masih berada di kisaran 20 persen dari target.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung