KUPANG, kabartimor.com — Ada penghargaan yang cukup dikenakan di dada. Ada pula penghargaan yang jauh lebih dalam: menuntut seseorang untuk kembali mengingat dari mana ia berasal, kepada siapa ia mengabdi, dan untuk apa seluruh perjalanan pengabdiannya dipersembahkan.
Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang diterima Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, di Mapolda NTT, Jumat (18/9/2026) pagi, bukan sekadar sebuah tanda kehormatan.
Di balik kilau bintang itu, tersimpan pesan tentang pengabdian yang tidak mengenal batas seragam, jabatan, maupun ruang kekuasaan. Sebuah pesan yang menempatkan kehormatan bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai tanggung jawab yang harus terus dipikul.
Johni Asadoma menerima penghargaan tersebut bersama Kapolda NTT, Rudy Darmoko. Penganugerahan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan dharma bakti kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Namun, bagi Johni, makna penghargaan itu tidak berhenti pada seremoni. Perjalanan hidupnya yang pernah mengemban tugas sebagai Kapolda NTT, sebelum kemudian dipercaya menjadi Wakil Gubernur NTT, membuat penghargaan tersebut memiliki ruang perenungan tersendiri.
*Di Aula Tempat Ia Pernah Memimpin*
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












