Daerah  

Bintang LVRI di Dada Johni Asadoma: Ketika Seragam Berganti, Jiwa Pengabdian Tak boleh Mati 

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260918 WA0131
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, menerima Bintang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Mapolda NTT, Jumat (18/9/2026) pagi.//foto.dok.biroadpim.NTT

Aula Mapolda NTT menjadi saksi bisu peralihan itu. Jika dua tahun lalu Johni Asadoma berdiri di tempat yang sama sebagai orang nomor satu di Kepolisian NTT, memberi komando kepada ribuan personel Bhayangkara, hari ini ia kembali, dengan posisi yang berbeda.

Ia datang sebagai Wakil Gubernur. Pakaian dinasnya bukan lagi cokelat, melainkan khaki pemerintahan. Namun tatapan para anggota dan para veteran yang hadir, tetap sama: hormat.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ketua Umum DPP LVRI, Jenderal TNI (Purn) H.B.L Mantiri, yang menyematkan langsung Bintang LVRI itu menegaskan, penghargaan ini tidak diberikan sembarangan.

Baca Juga :  Era Kepemimpinan SBS Sangat Dirindukan Lapisan Elemen Masyarakat Malaka,Begini Ungkapannya!

“Bintang ini adalah amanat moral. Kami berikan kepada mereka yang kami nilai tidak pernah putus menjaga NKRI, dari jabatan apapun,” kata Mantiri.

Kalimat itu seperti ditujukan khusus kepada Johni. Seorang prajurit yang pindah medan tempur, dari menjaga keamanan, menjadi menjaga kebijakan.

*Seragam Berganti, Jiwa Tetap Sama*

Saat diminta berbicara, Johni tidak berpidato panjang. Ia hanya mengucapkan satu kalimat yang kemudian dikutip banyak staf dan wartawan yang hadir, dan menjadi judul berita ini.

Baca Juga :  Karir di Yayasan Bina Tani Sejahtera: Posisi Technical Field Officer untuk Wilayah Maluku, Papua, NTB, NTT

“Jabatan boleh berbeda, seragam boleh berganti, tetapi jiwa pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara tidak boleh berubah, tidak boleh mati,” tegasnya dengan suara pelan namun tegas.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung