Daerah  

Potensi Gesekan antara BUMDes dan Koperasi Merah Putih

Avatar photo
20250616 101803

KR – Pembentukan Koperasi Merah Putih di wilayah Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, terus dikebut meskipun menghadapi tantangan besar, terutama terkait keterbatasan sumber daya manusia (SDM).

Plt. Agustinus Wange, SKM, menegaskan bahwa dukungan penuh telah diberikan melalui sosialisasi dan pendampingan desa untuk mendorong percepatan pembentukan koperasi di 18 desa.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Beliau secara terbuka menyatakan bahwa minimnya SDM menjadi salah satu kendala serius.

Baca Juga :  BMKG, Beberapa Wilayah di NTT Berpotensi Cuaca Ekstrem 

Bahkan menurutnya, beberapa BUMDes yang seharusnya menjadi motor ekonomi desa justru tidak berjalan optimal.

“Secara umum kita kekurangan SDM, tetapi dengan posisi sekarang, mau tidak mau kita harus memaksimalkan yang ada. Koperasi ini butuh integritas dan kemauan kerja dari pengurusnya,” tegas Plt Camat Adonara Barat Senin, 16 Juni 2025.

Meski begitu, progres pembentukan koperasi tetap berlangsung. Hingga pertengahan Juni, lima desa tercatat telah menjemput akta notaris.

Baca Juga :  Mayat Tak Dikenal Diduga Awak Media, Polisi Gunakan Metode Post-Mortem dan Ante-Mortem

Proses didampingi langsung oleh tim kecamatan dan tenaga pendamping desa.

Di tengah keterbatasan, solusi kreatif diambil, seperti melibatkan guru-guru dari luar desa sebagai pengawas sementara.

Namun, Camat juga mengingatkan soal potensi benturan antara BUMDes dan koperasi, terutama pada bidang usaha yang sama seperti komoditi dan simpan pinjam.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung