KR – Pembentukan Koperasi Merah Putih di wilayah Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur, terus dikebut meskipun menghadapi tantangan besar, terutama terkait keterbatasan sumber daya manusia (SDM).
Plt. Agustinus Wange, SKM, menegaskan bahwa dukungan penuh telah diberikan melalui sosialisasi dan pendampingan desa untuk mendorong percepatan pembentukan koperasi di 18 desa.
Beliau secara terbuka menyatakan bahwa minimnya SDM menjadi salah satu kendala serius.
Bahkan menurutnya, beberapa BUMDes yang seharusnya menjadi motor ekonomi desa justru tidak berjalan optimal.
“Secara umum kita kekurangan SDM, tetapi dengan posisi sekarang, mau tidak mau kita harus memaksimalkan yang ada. Koperasi ini butuh integritas dan kemauan kerja dari pengurusnya,” tegas Plt Camat Adonara Barat Senin, 16 Juni 2025.
Meski begitu, progres pembentukan koperasi tetap berlangsung. Hingga pertengahan Juni, lima desa tercatat telah menjemput akta notaris.
Proses didampingi langsung oleh tim kecamatan dan tenaga pendamping desa.
Di tengah keterbatasan, solusi kreatif diambil, seperti melibatkan guru-guru dari luar desa sebagai pengawas sementara.
Namun, Camat juga mengingatkan soal potensi benturan antara BUMDes dan koperasi, terutama pada bidang usaha yang sama seperti komoditi dan simpan pinjam.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












