DPRD NTT Minta Dokter di NTT Harus Ingat Sumpah Profesi, Bukan Cari Aman

Avatar photo
Reporter : Admin
WhatsApp Image 2025 04 15 at 23.38.18
Wakil Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) komisi V dari Fraksi Golkar, Agustinus Nahak.

KR – Wakil Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) komisi V dari Fraksi Golkar, Agustinus Nahak, menyoroti minimnya perhatian beberapa daerah terhadap sektor kesehatan, khususnya soal ketersediaan dokter spesialis di NTT.

Dalam pernyataannya pada hari Selasa,11 April 2025, Agus menyebut bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD sangat penting agar sektor kesehatan bisa berjalan maksimal.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurutnya, tanpa komitmen anggaran yang kuat, sulit untuk memastikan kehadiran dan kenyamanan tenaga medis di daerah.

Baca Juga :  Mikroplastik di Sekitar Kita: Risiko Kesehatan dan Solusi untuk Menguranginya

“Kalau kepala daerah dan Kepala Dinas Kesehatan tidak duduk bersama, siapapun dia, tidak akan bisa. Harus ada persiapan rumah dinas, dana insentif. Kalau tidak, siapa yang mau tinggal?” ujar Agus.

Ia mencontohkan kasus di beberapa rumah sakit di Lembata dan kabupaten lain yang sempat mengalami kekurangan dokter karena tidak adanya dukungan fasilitas dan insentif yang memadai.

Baca Juga :  ADPRD Provinsi Terpilih Agus Nahak Terima Penghargaan 50 Kali Donor Darah Sukarela PMII NTT

Banyak tenaga medis, termasuk dokter spesialis, lebih memilih daerah lain yang memberi penghargaan lebih baik.

Selain soal fasilitas, Agus juga menyinggung tentang regulasi praktik dokter yang semakin ketat.

Ia menjelaskan bahwa dokter saat ini hanya bisa praktik di tiga rumah sakit dengan izin resmi, dan tidak bisa sembarangan “meminjam” izin praktik.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung