Wagub Johni juga mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang menuntut kesiapan fisik, mental, kesabaran, dan keikhlasan. Menurutnya, ibadah haji mengajarkan nilai kesetaraan, persaudaraan, pengorbanan, serta kepatuhan kepada Allah SWT.
Wagub berpesan agar seluruh jemaah menjaga niat ibadah dengan tulus, memelihara kesehatan selama berada di Tanah Suci, menjaga kekompakan antar sesama jemaah, serta mematuhi arahan petugas dan pembimbing ibadah haji.
Para jemaah juga diminta menjaga nama baik NTT dengan menunjukkan sikap ramah, santun, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.
Wagub turut menegaskan bahwa NTT dikenal sebagai daerah yang memiliki semangat toleransi dan kerukunan yang kuat. Keberangkatan jemaah haji, menurutnya, menjadi salah satu cerminan kehidupan masyarakat NTT yang harmonis dalam keberagaman agama, budaya, dan suku.
“Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen menjaga harmoni sosial dan memastikan seluruh umat beragama dapat menjalankan ibadahnya dengan aman, nyaman, dan penuh penghormatan,” katanya.
Wakil Gubernur juga mengapresiasi Kakanwil kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur dalam memfasilitasi keberangkatan para jemaah haji hingga berjalan dengan baik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












