Paroki Mamsena Siap Rayakan Pesta Emas

Avatar photo
IMG 20250623 WA0075
  1. Perayaan Hari Ulang Tahun ke-50 Paroki Mamsena

  2. Penerimaan Sakramen Krisma bagi umat yang telah siap secara iman dan bimbingan

    Advertisement
    Scroll kebawah untuk lihat konten

Ketua Panitia, Hironimus Funan, dalam keterangannya kepada media menyampaikan optimisme dan komitmen tinggi terhadap suksesnya kegiatan ini.

“Saya sangat yakin, dengan komposisi panitia dari 18 seksi yang sudah dibentuk berdasarkan kompetensi masing-masing, semua akan berjalan lancar dan sukses. Ini adalah kerja besar bersama umat,” tegasnya.

Sebagai mantan anggota DPRD TTU, Hironimus menekankan pentingnya kekompakan dan tanggung jawab tiap seksi dalam menyukseskan agenda gerejawi yang langka ini.

Pater Jarot sendiri menegaskan bahwa HUT ke-50 Paroki merupakan momen reflektif yang harus disyukuri bersama.

Ia juga menambahkan bahwa perayaan tahun ini akan lebih bermakna karena bertepatan dengan penerimaan Sakramen Krisma, sakramen penguatan iman Katolik.

Ketika dikonfirmasi mengenai penjadwalan kegiatan ini, Pater Jarot menjelaskan bahwa semua sudah direncanakan sejak masa kepemimpinan Pastor sebelumnya, Pater Yanuarius Mali Asa.

“Jadwal Krisma dan HUT ini sudah dimasukkan ke dalam kalender kerja Gereja, dan telah disampaikan ke Dekenat Kefamenanu dan Keuskupan Atambua. Saya hanya melanjutkan program yang sudah ditetapkan dan ini adalah bagian dari kesinambungan pelayanan pastoral,” ujarnya dengan tenang.

Dalam kurun waktu lima dekade, Paroki Santo Fransiskus Asisi Mamsena telah berkembang menjadi komunitas iman yang kokoh.

Pembangunan fisik gereja, penguatan komunitas basis, serta pengembangan pastoral anak, remaja, dan orang muda terus dilakukan.

Banyak stasi telah terbentuk, dengan berbagai kegiatan kategorial dan pastoral yang aktif. Paroki ini menjadi salah satu paroki penting dalam Dekenat Kefamenanu dan telah melahirkan banyak tokoh gereja dan masyarakat.

Momentum 50 tahun bukan hanya untuk pesta seremonial, melainkan juga refleksi atas perjalanan rohani umat Paroki.

Oleh karena itu, keterlibatan seluruh umat sangat ditekankan, termasuk OMK, ibu-ibu WKRI, bapak-bapak kategorial, serta para tokoh adat dan masyarakat.

Panitia berharap, dukungan dari pemerintah desa dan kecamatan akan menjadi bagian penting dari suksesnya penyelenggaraan acara, baik dari sisi keamanan, fasilitas, hingga publikasi.

Dengan waktu pelaksanaan sekitar empat bulan lagi, panitia tengah merancang konsep acara, undangan tamu, liturgi khusus HUT, hingga pengaturan teknis untuk Sakramen Krisma.

Baca Juga :  CHC Ajak Ribuan Jemaat Hadiri Festival Tuaian Kupang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung