Kunjungan dilanjutkan ke Rumah Adat Atapukan, di mana Johni diterima oleh Appa Abdullah, tua adat dari Suku Atapukan.
Sedangkan di Rumah Panglima Perang, Johni diterima oleh Muhammad Sami’un, yang menyerahkan parang Peda Ruwen sebagai simbol perjuangan melawan kebodohan, kemiskinan, dan keterbelakangan untuk kemajuan NTT.
Selain itu, Johni juga berkunjung ke rumah Kapitan Bungalolong, yang diterima oleh Moh.
Abu Bakar, kepala perang yang juga sepupu mantan Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake. Mereka berharap pasangan Melki-Johni bisa menjadi penerus kepemimpinan yang visioner, menggantikan sosok almarhum Frans Lebu Raya.
Yahidin Umar, seorang tokoh masyarakat Lamahala dan anggota tim pemenangan Melki-Johni, juga mengajak masyarakat setempat untuk mendukung nomor urut 2 dalam Pilkada NTT pada 27 November 2024.
Yahidin mengingatkan, Johni Asadoma pernah bertugas di Sudan bersama Duta Besar Sudan, Tajuddien Noor, yang juga berasal dari Lamahala, menunjukkan kuatnya ikatan dengan tanah kelahirannya.
Dengan dukungan penuh dari masyarakat Adonara, pasangan Melki Laka Lena dan Johni Asadoma semakin yakin untuk melanjutkan langkah mereka dalam memenangkan Pilkada NTT 2024 demi membawa perubahan nyata bagi provinsi ini. (*/tim)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












