Secara umum wilayah Jabodetabek akan didominasi kondisi cuaca hujan ringan hingga sedang. Potensi hujan dengan intensitas hingga sedang dapat terjadi terutama di wilayah Kota Bogor, Kab. Bogor, Kota Tangerang, dan Kab. Tangerang. Penurunan potensi intensitas hujan di Jabodetabek akan terjadi mulai tanggal 17 Maret 2024.
Peningkatan curah hujan hingga kategori lebat pada wilayah tersebut memicu potensi dampak bencana hidrometeorologi untuk tanggal 14 – 16 Maret 2024 dengan:
Kategori SIAGA:
– Banten
– Kalimantan Tengah
– Nusa Tenggara Timur
Kategori WASPADA:
– Bengkulu
-Lampung
– Jawa Barat
– Jawa Tengah
-DI Yogyakarta
-Jawa Timur
-Bali
– Nusa Tenggara Barat
– Kalimantan Tengah
– Sulawesi Selatan
-Maluku
– Papua
Informasi Prakiraan Berbasis Dampak hingga tingkat Kecamatan dapat diakses melalui laman signature.bmkg.go.id
Bibit Siklon Tropis 91S di selatan Jawa dan Bibit Siklon Tropis 94S di Laut Timor – tenggara NTT memberikan dampak signifikan berupa peningkatan kecepatan angin hingga mencapai 35 knot. Kondisi tersebut mempengaruhi peningkatan tinggi gelombang di beberapa wilayah perairan Indonesia. Kemudian fenomena Super New Moon atau fase Bulan Baru yang bersamaan dengan Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) memberikan dampak pada peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum, sehingga berpotensi mengakibatkan terjadinya banjir pesisir (rob) di beberapa wilayah pesisir Indonesia.
Potensi Tinggi Gelombang Periode 14 -18 Maret 2024 dengan ketinggian 4.0 – 6.0 m (Very Rough Sea) dapat terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga NTB.
Potensi Banjir Pesisir (Rob) Periode 14 -18 Maret 2024, meliputi:
Pesisir utara Medan – Sumatera Utara
Pesisir Batam, Karimun, dan Bintan – Kep. Riau
Pesisir Lampung
Pesisir utara Jawa Tengah
Pesisir barat Banten
Pesisir selatan Jawa
Pesisir selatan Bali
Pesisir selatan NTB dan NTT
Pesisir timur Kendari, Konawe, dan Konawe Utara – Sulawesi Tenggara
* Pesisir Saumlaki – Maluku
* Pesisir Merauke – Papua Selatan
Masyarakat dihimbau untuk tidak panik terkait dengan informasi Bibit Siklon Tropis 91S 94S, dan 93P namun tetap waspada akan kemungkinan potensi cuaca ekstrem yang ditimbulkannya. BMKG terus melakukan pemantauan berkelanjutan secara 24/7 untuk perkembangan kondisi cuaca serta potensi pembentukan bibit siklon tropis di dekat/sekitar wilayah Indonesia.
Masyarakat juga dihimbau terus melakukan monitoring perkembangan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












