NTT Serius Atasi Stunting: Gubernur Melki Laka Lena Teken MoU Kesehatan Lintas Sektor

Avatar photo
IMG 20250506 WA0071

Kedua Kolaborasi dengan institusi pendidikan kesehatan dalam menghasilkan tenaga medis, melalui KKN tematik, riset lapangan, dan pengabdian masyarakat.

Ketiga Sinergi dengan lembaga keagamaan untuk menyampaikan pesan hidup sehat melalui ceramah, kotbah, dan pengajaran agama.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kesepakatan ini bukan formalitas, melainkan bentuk nyata dari keseriusan kita. Libatkan masyarakat sebagai subjek, bukan objek. Anak-anak adalah investasi masa depan. Kesehatan mereka adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Gubernur Melki penuh semangat.

Baca Juga :  NTT Jadi Tuan Rumah Indonesia Pasifik Cultural Sinergi 2025

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Iien Adriany, dalam laporannya menyatakan bahwa MoU ini menjadi payung hukum berbagai inisiatif penanganan stunting secara komprehensif.

Selain itu, juga mencakup penurunan angka kematian ibu dan anak, pemberantasan TB, serta penguatan program promosi kesehatan.

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, seperti perwakilan Forkopimda Provinsi NTT, Kakanwil Hukum NTT, Wakil Bupati Kupang, Sekda Kota Kupang.

Baca Juga :  BRI Serahkan Bantuan TJSL 1 Unit Ambulance ke Polda NTT, Dukung Layanan Kesehatan Masyarakat

Serta Wakil Ketua TP PKK Provinsi NTT, pimpinan perangkat daerah, pimpinan universitas dan institusi kesehatan, organisasi profesi, lembaga keagamaan, serta mitra kerja pemerintah.

Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menjawab tantangan stunting di NTT secara sistematis dan berkelanjutan, menuju generasi emas Indonesia dari Timur. (**/HN)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung