“Kami harap yang datang mengabdi di NTT itu tahu betul kondisi di sini. Kalau niatnya memang mau mengabdi, ya pakai hati jangan diukur dengan uang,” tegasnya.
Ia juga meminta agar pihak terkait, termasuk pemerintah dan organisasi profesi medis, memperjelas kontrak dan sanksi terhadap tenaga medis kontrak agar kejadian serupa tidak terulang.
Sebagai provinsi dengan keterbatasan fasilitas dan anggaran kesehatan, Mercy berharap Gubernur NTT yang baru berlatar belakang kesehatan dapat memperhatikan serius sistem rekrutmen dan kesejahteraan tenaga medis, tanpa mengabaikan nilai kemanusiaan.
Tragedi ini membuka luka dan sekaligus menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan harus ditopang bukan hanya oleh anggaran, tapi juga oleh komitmen kemanusiaan.
Ketika nyawa pasien menjadi taruhan, keseimbangan antara profesionalisme dan pengabdian menjadi mutlak diperlukan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
