Seluruh korban yang mengalami luka-luka telah dirujuk ke RSAD Marthen Indey, Kota Jayapura, untuk mendapatkan perawatan intensif.
Pihak berwenang menegaskan bahwa aksi kekerasan ini tidak akan menghalangi komitmen negara dalam memberikan pelayanan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat Papua.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing oleh propaganda yang disebarkan oleh KKB.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak termakan propaganda yang menyesatkan. Aparat akan terus meningkatkan patroli dan pengamanan di wilayah rawan,” ucapnya.
Hingga kini, aparat keamanan masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku serangan. Sementara itu, situasi di Distrik Anggruk mulai terkendali dengan adanya distribusi bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak.
Daftar Korban yang Berhasil Dievakuasi:
- Rosalia Rerek Sogen – Guru, Suku Flores (Timor) – Meninggal dunia (MD).
- Doinisiar Taroci More Flores – Guru, Suku Flores, NTT.
- Vantiana Kambu – Guru, Suku Papua, Sorong.
- Paskalia Peni Tere Liman – Guru, Suku Flores.
- Fidelis De Lena – Guru, Suku Flores.
- Kosmas Paga – Guru, Suku Flores.
- Penus Lepi – Guru, Suku Kimial, asli Yahukimo – Dipulangkan setelah dinyatakan sehat.
- Irawati Nebobohan – Tenaga kesehatan, NTT.
Pihak keamanan terus meningkatkan pengawasan di wilayah tersebut guna mencegah kejadian serupa serta memastikan keselamatan masyarakat dan tenaga pendidik di Papua.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
