“Untuk NTT sudah ada 72 KDKMP yang siap dioperasikan. Saat ini juga sudah ada 72 gerai yang selesai 100 persen dan diperkirakan akhir Juli nanti bisa mencapai 200 sampai 300 gerai,” kata Melki.
Ia menyebut Kabupaten Timor Tengah Utara menjadi daerah dengan jumlah gerai terbanyak, yakni 39 unit. Seluruh 22 kabupaten/kota di NTT, kata dia, sudah mulai membangun gerai koperasi meski beberapa daerah seperti Rote Ndao dan Sumba Timur masih dalam tahap penyelesaian.
Menurut Melki, KDKMP diharapkan menjadi instrumen penguatan ekonomi desa di NTT, terutama dalam mempermudah akses distribusi hasil pertanian, kebutuhan pokok, dan pembiayaan usaha masyarakat.
Bupati Kupang Yosef Lede mengatakan penunjukan Kabupaten Kupang sebagai lokasi pelaksanaan virtual launching nasional menjadi dorongan bagi daerah untuk mempercepat pembangunan koperasi desa.
“Kami berharap launching hari ini menjadi motivasi agar KDKMP yang masih dibangun bisa dipercepat sehingga target Presiden pada Agustus nanti, yaitu 30 ribu koperasi, dapat tercapai,” ujarnya.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi salah satu program utama pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi berbasis desa, memperpendek rantai distribusi pangan, serta memperluas akses pembiayaan dan layanan dasar masyarakat hingga ke tingkat kelurahan dan desa.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












