Di sektor pariwisata, Ansar mengatakan Kepri menjadi salah satu dari tiga pintu masuk wisatawan mancanegara terbesar di Indonesia bersama Bali dan DKI Jakarta.
Kepri juga dikenal sebagai destinasi wisata olahraga internasional dan memiliki kawasan pariwisata unggulan di Lagoi, Kabupaten Bintan.
“Kepri juga terus mengembangkan konsep cross border tourism bersama Malaysia, Singapura, dan Thailand,” ujarnya.
Ansar turut menyoroti potensi wisata halal Pulau Penyengat di Tanjungpinang yang telah meraih penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.
Pada sektor investasi, Ansar memaparkan sejumlah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang menjadi penggerak ekonomi daerah.
Di antaranya KEK Galang Batang yang bergerak di industri smelter bauksit dengan realisasi investasi mencapai Rp21 triliun hingga akhir 2024.
Selain itu, KEK Batam Nongsa Digital Park juga berkembang sebagai pusat teknologi informasi dan pengembangan kecerdasan buatan yang menjembatani Indonesia dengan Singapura dan pasar global.
“Pada kawasan ini juga terdapat data center Indonesia yang menjadi pusat pengembangan dunia digital dan artificial intelligence,” ungkap Ansar.
Ansar menambahkan, Kepri juga terus menjaga stabilitas ekonomi daerah. Inflasi Kepri pada April 2026 tercatat sebesar 3,06 persen dan sebelumnya berhasil meraih TPID Award 2024 sebagai TPID provinsi berkinerja terbaik di Sumatera.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












