Kepri-NTT Gandeng Tangan : Wisata, Inflasi dan Pangan Jadi Fokus Bersama 

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260512 WA0023
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menerima kunjungan kerja Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (11/5/2026)

Di sektor pariwisata, Ansar mengatakan Kepri menjadi salah satu dari tiga pintu masuk wisatawan mancanegara terbesar di Indonesia bersama Bali dan DKI Jakarta.

Kepri juga dikenal sebagai destinasi wisata olahraga internasional dan memiliki kawasan pariwisata unggulan di Lagoi, Kabupaten Bintan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kepri juga terus mengembangkan konsep cross border tourism bersama Malaysia, Singapura, dan Thailand,” ujarnya.

Ansar turut menyoroti potensi wisata halal Pulau Penyengat di Tanjungpinang yang telah meraih penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

Baca Juga :  Wamen PANRB Puji NTT Mart : UMKM Lokal Makin Naik Kelas

Pada sektor investasi, Ansar memaparkan sejumlah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang menjadi penggerak ekonomi daerah.

Di antaranya KEK Galang Batang yang bergerak di industri smelter bauksit dengan realisasi investasi mencapai Rp21 triliun hingga akhir 2024.

Selain itu, KEK Batam Nongsa Digital Park juga berkembang sebagai pusat teknologi informasi dan pengembangan kecerdasan buatan yang menjembatani Indonesia dengan Singapura dan pasar global.

Baca Juga :  Lewat Program OVOP, Gubernur NTT Dorong Emping Jagung Nobi-Nobi Jadi Produk Pasar Modern

“Pada kawasan ini juga terdapat data center Indonesia yang menjadi pusat pengembangan dunia digital dan artificial intelligence,” ungkap Ansar.

Ansar menambahkan, Kepri juga terus menjaga stabilitas ekonomi daerah. Inflasi Kepri pada April 2026 tercatat sebesar 3,06 persen dan sebelumnya berhasil meraih TPID Award 2024 sebagai TPID provinsi berkinerja terbaik di Sumatera.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung