Hidupkan TamanTagepe, Pemkot Kupang Siapkan Ruang Seni dan Ekonomi Kreatif

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260518 WA0028
Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis saat berada di Taman Tagepe. Wawali didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Kepala Dinas Perhubungan, Kasat Pol PP, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait lainnya.

Ke depan, kawasan tersebut direncanakan menjadi ruang pengembangan literasi, pendidikan, teater, paduan suara, live music, hingga pameran seni seperti galeri lukisan, galeri foto, dan galeri sejarah Kota Kupang.

“Tagepe ini sebenarnya layout-nya sudah bagus. Tinggal bagaimana kita menciptakan aktivitas baru yang bisa kita optimalkan di sini,” jelasnya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Namun demikian, Serena menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang tidak ingin mengambil kebijakan secara sepihak tanpa mendengar aspirasi masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Gubernur NTT Tekankan Kolaborasi Untuk Transformasi Sektor Ketenagakerjaan

Karena itu, pendekatan yang digunakan adalah partisipatif dengan mengedepankan respons warga sebelum konsep tersebut dijalankan.

“Kita masih lihat dulu respon dari masyarakat sekitar. Karena kita mau buat kebijakan itu harus melihat respon masyarakat dulu. Jadi bottom to top. Jangan target dari pemerintah langsung kita hajar ke bawah saja. Kalau masyarakat approve, baru kita implementasikan,” tegasnya.

Baca Juga :  Aliansi Nissan-Mitsubishi Luncurkan Livina Versi Mungil

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Kupang menghadirkan ruang publik yang tidak hanya indah secara fisik, tetapi juga hidup sebagai pusat interaksi sosial, kreativitas, dan pengembangan potensi masyarakat.

Dengan konsep baru tersebut, Tagepe diharapkan tidak sekadar menjadi taman kota biasa, tetapi bertumbuh menjadi ruang budaya dan kreativitas yang memberi warna baru bagi wajah Kota Kupang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung