Kalimat itu barangkali menjadi salah satu gambaran paling jujur tentang arti sebuah kehadiran.
Sebab dalam bencana, manusia tidak selalu membutuhkan angka dan bantuan dalam bentuk benda. Kadang mereka hanya ingin tahu bahwa penderitaan mereka dilihat.
*Rp635 Juta, Tetapi Bukan Sekadar Angka*
Pemerintah Kota Kupang membawa bantuan senilai total Rp635 juta. Sebanyak Rp500 juta berasal dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Kota Kupang. Sisanya, Rp135 juta, dihimpun dari donasi ASN lingkup Pemerintah Kota Kupang serta aksi penggalangan dana yang dilakukan Christian melalui laga ekshibisi tinju di arena Pameran Pembangunan NTT.
Bantuan tersebut juga disertai paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Namun bagi Christian, angka itu bukanlah inti dari perjalanan. Ia menyebut bantuan tersebut sebagai simbol.
“Bantuan ini adalah simbol solidaritas kami. Kami ingin menyampaikan pesan bahwa saudara-saudara kita di Flores tidak sendirian. Satu pulau terluka, yang lain siap membantu. Kemanusiaan tidak memiliki batas wilayah`,” tegasnya.
“Kita mungkin tidak ikut diguncang gempa, tetapi kita ikut merasakan penderitaan mereka`,”katanya.
*Mengapa Harus Datang Sendiri?*
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
