Daerah  

Wagub NTT Johni Asadoma Ajak Diaspora di Bali Rajut Kembali Harmoni dan Pulihkan Citra Warga NTT

Avatar photo
1769652341245

Dalam pertemuan tersebut, Wagub menegaskan bahwa pemerintah akan selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi situasi sulit.

Ia juga membuka ruang dialog untuk mendengarkan langsung masukan, kritik, dan saran dari perwakilan diaspora terkait kondisi sosial yang berkembang di Bali.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Johni Asadoma menilai perilaku segelintir oknum telah berdampak luas dan merugikan mahasiswa serta pekerja asal NTT di luar daerah.

Baca Juga :  Sosok Wakil Bupati Kim Taolin Yang Rendah Hati,Berjiwa Mudah Dan Selalu Dekat Dengan Masyarakat 

Menurutnya, stigma negatif terhadap warga NTT tidak hanya berkembang di Bali, tetapi juga mulai terasa di daerah lain seperti Surabaya dan Malang.

Ia menegaskan bahwa tindakan oknum sama sekali tidak mencerminkan nilai dan jati diri budaya NTT. Namun secara sosiologis, setiap individu diaspora membawa nama baik daerah asalnya sehingga satu tindakan keliru dapat mencoreng citra seluruh komunitas.

Wagub Johni Asadoma menjelaskan bahwa Bali dan NTT memiliki ikatan historis dan kultural yang panjang.

Baca Juga :  Batas Akhir Daftar 31 Oktober , Lowongan Kerja PT Bank Mandiri (Persero) Butuh Banking Staff

Akulturasi budaya telah terbangun lebih dari 70 tahun, namun dalam beberapa waktu terakhir relasi harmonis tersebut diuji oleh konflik sosial akibat kurangnya adaptasi terhadap norma dan aturan setempat.

Ia menekankan pentingnya memahami filosofi Tri Hita Karana yang dijunjung masyarakat Bali, serta nilai-nilai Flobamora yang melekat pada masyarakat NTT.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung