Berdasarkan laporan Pemerintah Kabupaten Nagekeo, gempa dengan magnitudo maksimum 7,7 terjadi di wilayah Nagekeo. Dampak bencana menyebabkan 13 orang meninggal dunia, 13 orang mengalami luka berat, dan 118 orang mengalami luka ringan. Sementara kerusakan juga terjadi pada hampir 10.960 rumah warga.
Sektor pelayanan kesehatan menjadi salah satu sektor yang mengalami dampak serius. Dua rumah sakit di Kabupaten Nagekeo mengalami kerusakan sehingga tidak dapat memberikan pelayanan secara optimal, baik pelayanan kesehatan maupun administrasi.
Sejumlah puskesmas juga mengalami kondisi serupa. Karena bangunan fasilitas kesehatan belum sepenuhnya aman untuk digunakan, pelayanan kesehatan sementara dilakukan di luar gedung dengan memanfaatkan tenda.
Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam rapat koordinasi bersama Presiden Prabowo untuk memastikan kebutuhan masyarakat, terutama pelayanan kesehatan, hunian sementara, serta kebutuhan dasar lainnya dapat segera ditangani.
Usai rapat koordinasi, Presiden Prabowo meninjau langsung kondisi masyarakat terdampak gempa serta sejumlah lokasi penanganan bencana di Kabupaten Nagekeo.
Kunjungan tersebut diharapkan semakin memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memastikan seluruh masyarakat terdampak mendapatkan pelayanan, perlindungan, dan bantuan yang dibutuhkan selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












