KR – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa Bank NTT yang resmi digelar di Kantor Gubernur NTT, pada Rabu (14/5).
Dalam forum tersebut, para pemegang saham pengendali mengusulkan dua nama kuat untuk posisi Direktur Utama, yaitu Charlie Paulus dan Yohanis Landu Praing.
Menanggapi hal ini, Agustinus Nahak, anggota DPRD NTT dari Fraksi Partai Golkar dan ketua Gabungan Perusahaan Farmasi NTT ( GP Farmasi NTT), memberikan pernyataan bahwa siapapun yang terpilih nantinya memiliki PR besar dalam membawa Bank NTT ke arah yang lebih sehat dan profesional.
“Kenapa saya katakan Bank NTT seperti sakit kanker? Karena kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) tinggi, biaya operasional membengkak, dan lemahnya manajemen risiko,” ujarnya saat diwawancara usai RUPS pada Kamis,15 Mei 2025.
Agustinus juga menekankan bahwa efisiensi di seluruh sektor menjadi tugas utama direksi ke depan, termasuk rasionalisasi pegawai tidak produktif serta pemanfaatan teknologi informasi (IT) dalam operasional perbankan.
Menurutnya, tingginya biaya operasional menyebabkan laba Bank NTT tidak maksimal, meski pendapatan meningkat.
Ia pun mendorong manajemen baru untuk fokus pada peningkatan laba bersih yang akan berdampak langsung pada rasio kecukupan modal (CAR) serta kepercayaan publik terhadap Bank NTT.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












