Daerah  

Senja yang Memeluk Laut: Ketika Nun Baun Sabu Mengajarkan Cara Melepaskan Penat

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260910 WA0057
Ancu Mo, Konsultan Pajak, duduk di kanan bersama Okto Dominggus, sahabatnya. dok. kabartimor.com

Dan mungkin benar.
Sebab hidup bukan hanya tentang berlari.
Bukan hanya tentang bekerja.
Bukan hanya tentang mengejar sesuatu yang kadang tak pernah selesai.

Sesekali, kita perlu menjadi seperti orang-orang di Pantai Nun Baun sore itu.
Duduk.
Bercengkrama.
Tertawa.
Menyeruput kopi.
Memandang laut.
Dan membiarkan senja memeluk segala lelah yang selama ini tak sempat kita ceritakan kepada siapa pun.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sebab di Nun Baun, ketika matahari pulang dan laut mulai berbicara, kita belajar bahwa melepaskan penat bukan berarti menyerah.
Kadang, itu hanya cara untuk menguatkan hati sebelum kembali menghadapi kehidupan.

Baca Juga :  Tipikor Polda NTT Diminta Terbuka Kepada Publik Soal Pemeriksaan Saksi Proyek Seroja 57,5 M Di Malaka 

Pantai Nun Baun Sabu. Ketika senja bukan sekadar waktu, tetapi sebuah perasaan yang tinggal lebih lama di dalam hati.

 

(ran)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung