“Metode 3R ini selain ramah lingkungan juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Jika dikelola dengan baik, daur ulang sampah bisa menjadi sumber pendapatan. Hal ini sejalan dengan upaya kita dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat,” tegas Wakil Bupati.
Sanitary landfill adalah metode pengelolaan akhir sampah yang lebih modern dan aman, karena melibatkan proses penimbunan sampah dengan sistem lapisan dan pengolahan gas serta air lindi untuk mencegah pencemaran.
Namun, metode ini akan lebih efisien jika didahului oleh proses 3R, sehingga hanya residu sampah yang masuk ke sanitary landfill, dan volumenya pun sudah jauh berkurang.
Perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup mengapresiasi langkah maju yang dirancang oleh Pemkab Nagekeo.
Mereka menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah daerah, terutama dalam bentuk alokasi anggaran yang memadai, serta pelibatan masyarakat secara aktif melalui program edukasi dan pelatihan pengelolaan sampah.
Tak hanya soal sampah, diskusi ini juga mencakup kemitraan penanganan stunting yang diinisiasi oleh CARE Indonesia dan BNI Peduli.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Gonzalo bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membahas bagaimana pengelolaan lingkungan yang baik berkontribusi pada penurunan angka stunting.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












