Daerah  

Rapat Bareng Kementerian LH, Ini Jurus Wakil Bupati Nagekeo Sulap Sampah Jadi Berkah

Avatar photo
WhatsApp Image 2025 07 25 at 22.38.13
Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus (tengah) saat menerima kunjungan tim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Pusdal Wilayah NTT dalam rapat koordinasi pengelolaan persampahan dan penanganan stunting di Kabupaten Nagekeo.

“Metode 3R ini selain ramah lingkungan juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Jika dikelola dengan baik, daur ulang sampah bisa menjadi sumber pendapatan. Hal ini sejalan dengan upaya kita dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat,” tegas Wakil Bupati.

Sanitary landfill adalah metode pengelolaan akhir sampah yang lebih modern dan aman, karena melibatkan proses penimbunan sampah dengan sistem lapisan dan pengolahan gas serta air lindi untuk mencegah pencemaran.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Namun, metode ini akan lebih efisien jika didahului oleh proses 3R, sehingga hanya residu sampah yang masuk ke sanitary landfill, dan volumenya pun sudah jauh berkurang.

Baca Juga :  Jelang Pemilu 2024, Bawaslu Kota Kupang Gelar Pemutakhiran Data

Perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup mengapresiasi langkah maju yang dirancang oleh Pemkab Nagekeo.

Mereka menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah daerah, terutama dalam bentuk alokasi anggaran yang memadai, serta pelibatan masyarakat secara aktif melalui program edukasi dan pelatihan pengelolaan sampah.

Tak hanya soal sampah, diskusi ini juga mencakup kemitraan penanganan stunting yang diinisiasi oleh CARE Indonesia dan BNI Peduli.

Baca Juga :  Bupati Kupang Apresiasi Kejati NTT Luncurkan Program Jaga Desa

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Gonzalo bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membahas bagaimana pengelolaan lingkungan yang baik berkontribusi pada penurunan angka stunting.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung