Daerah  

Miris! Guru di Rote Ndao Dipensiunkan Tanpa Pemberitahuan, Nasibnya Tak Jelas

Avatar photo
Reporter : Hendrik
IMG 20250317 WA0053

KR – Seorang guru dari Rote Ndao, Margarita, mengalami kenyataan pahit setelah dipensiunkan tanpa pemberitahuan.

Tanpa surat resmi, tanpa sosialisasi, dan tanpa Masa Persiapan Pensiun (MPP), ia tiba-tiba tidak lagi menerima gaji sejak 30 Januari 2025.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dengan penuh harap, Margarita menempuh perjalanan jauh, menyeberangi lautan menuju Kantor Gubernur NTT, Senin (17/3/2025).

Ia datang ke Sekretariat Meja Rakyat (Melki-Joni Melayani Rakyat) untuk menyampaikan pengaduannya, berharap ada yang mendengar dan memahami kesulitannya.

Baca Juga :  Gubernur NTT Dorong Jasa Konstruksi Perkuat Ekonomi Daerah

“Saya masih punya tanggungan, sementara saya tahu pensiun saya seharusnya baru di tahun 2027. Bagaimana saya bisa bertahan?” ungkapnya dengan suara lirih, air mata mengalir di pipinya.

Ironisnya, Margarita baru mengetahui dirinya sudah tidak lagi menerima gaji bukan dari atasan atau surat resmi, melainkan dari seorang rekan kerja yang bertugas di Bendahara Setda Kabupaten Rote Ndao.

Baca Juga :  Ludes Dilahap Api! Usaha Kopra Aisyah Pelokilla Rugi Capai Rp 50 Juta

“Teman saya bertanya, apakah saya masih guru atau sudah pindah, karena nama saya sudah tidak ada lagi di daftar gaji sejak 30 Januari,” tutur Margarita dengan mata berkaca-kaca.

Merasa ada yang tidak beres, ia kemudian mengonfirmasi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT. Jawaban yang ia terima justru semakin membuatnya terpukul.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung