Daerah  

Menyusuri Pedalaman Sumba, Debora Lende Bawa Suara Pendidikan yang Tertinggal

Avatar photo
Screenshot 20250811 134910 Gallery

Debora juga menyoroti masih adanya sekolah-sekolah di Sumba Timur yang bangunannya rusak, bahkan sebagian terbuka di sisi kiri dan kanan.

Kondisi ini menurutnya bertolak belakang dengan semangat Merdeka Belajar yang seharusnya dirasakan merata di seluruh wilayah.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Bagi Debora, kemerdekaan pendidikan bukan hanya soal kebebasan metode belajar, tetapi juga soal pemerataan akses dan fasilitas pendidikan.

Baca Juga :  ARAKSI Beri Pilihan: Hentikan MBG dan Kopdes atau Korbankan PPPK di NTT

Ia mengapresiasi adanya sekolah baru di daerah pedalaman yang mempersingkat jarak tempuh siswa, namun mengingatkan bahwa peningkatan kualitas guru juga harus menjadi prioritas.

“Tenaga pendidik yang berkualitas akan memotivasi siswa untuk belajar, walau sarana prasarana masih terbatas. Semangat mereka harus dijaga, jangan sampai kendor,” tambahnya.

Ke depan, Debora mendorong agar setiap pengusulan program pendidikan menggunakan skala prioritas berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.

Baca Juga :  Pilkada Malaka 2024; Paket SN-FBN Belum Dapat Rekomendasi Partai Dan Terancam Bubar

Ia menegaskan tidak akan menjanjikan hal di luar kewenangannya, namun akan memperjuangkan setiap aspirasi yang masuk akal dan mendesak.

“Saya tidak mau memberi janji yang tidak bisa saya realisasikan. Tapi saya akan berjuang untuk setiap kebutuhan yang memang penting bagi dunia pendidikan di NTT,” tutup Debora.

Reporter: Hendrik/Tim

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung