Perencanaan yang baik dan dukungan pemerintah pusat, kata Gubernur, dapat menjadikan momentum pascagempa sebagai kesempatan untuk menata dan meningkatkan kualitas pembangunan di Flores.
“Pak Pratikno menyampaikan, kalau perencanaannya bagus, kemudian mendapat atensi yang baik dan dipersiapkan dengan matang, termasuk R3P dan sebagainya, serta pemerintah daerah mampu merumuskan berbagai penataan dengan baik, maka momentum gempa Flores ini justru bisa dipakai untuk memperbaiki pembangunan di Flores,” ujar Gubernur.
Dalam rapat tersebut, Kepala Bapperida Provinsi NTT, Alfonsus Theodorus, juga memaparkan momentum pemulihan pascagempa sebagai bagian dari penataan kembali pembangunan Flores secara lebih terintegrasi.
Menurutnya, wilayah utara Flores yang terdampak gempa merupakan salah satu koridor penting karena menghubungkan Labuan Bajo hingga Lembata.
Labuan Bajo yang telah berkembang sebagai destinasi pariwisata premium diharapkan dapat menjadi lokomotif ekonomi bagi kabupaten-kabupaten di sekitarnya.
Alfonsus menjelaskan, Pemerintah Provinsi NTT mendorong penyusunan rencana induk pembangunan Flores yang mampu mengintegrasikan potensi produksi, pengolahan, pemasaran, pariwisata dan rantai pasok antarkabupaten.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












