Moderator diskusi, Dr. Leonardus Mali, menyampaikan bahwa tantangan ketenagakerjaan di NTT memang kompleks. Tidak hanya menyangkut persoalan PHK dan hubungan industrial di sektor formal, tetapi juga perlindungan bagi para pekerja di sektor informal, seperti petani dan nelayan.
”Para petani, para nelayan juga berjuang untuk mendapatkan hak yang sama sebagai warga negara, agar melalui keterpenuhan hak, mereka bisa mendapatkan hak untuk hidup sejahtera,” ujar Dr. Leo Mali.
Melalui forum tripartit ini, Pemerintah Provinsi NTT berharap terjalin kolaborasi yang lebih kuat antara pengusaha dan pekerja, sehingga iklim investasi yang sehat dapat berjalan beriringan dengan kesejahteraan tenaga kerja di Bumi Flobamorata.
(*/ran)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












