KR – Dalam upaya memastikan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga binaan, Lapas Kelas IIA Kupang menjalin kolaborasi dengan Proyek Pengembangan Air Tanah (P2AT) Kota Kupang.
Kerjasama ini dilakukan untuk menangani permasalahan teknis pada sumur bor yang selama ini menjadi sumber utama pasokan air di Lapas Kupang.
Pada Senin (3/2), tim dari P2AT Kota Kupang melakukan peninjauan langsung ke Lapas Kelas IIA Kupang guna mengidentifikasi dan mencari solusi atas kendala yang terjadi.
Diketahui bahwa mesin pompa air sumur bor mengalami kerusakan, menyebabkan suplai air terganggu.
Kalapas Kupang, Antonius H. Jawa Gili, menegaskan bahwa permasalahan ini sangat berdampak pada ketersediaan air bersih bagi warga binaan.
“Kami berharap P2AT dapat segera melakukan perbaikan agar suplai air di Lapas kembali normal. Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi demi kesehatan dan kesejahteraan warga binaan,” ujarnya.
Johanis Melkianus Here, petugas dari P2AT Kota Kupang, menyatakan komitmennya untuk menangani permasalahan tersebut.
“Kami akan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi pompa dan mengambil langkah perbaikan yang diperlukan. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya kami untuk memastikan akses air bersih tetap terjaga,” jelasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










