Daerah  

Koordinasi ke Pusat Diperkuat, Gubernur Melki Kebut Penanganan Gempa Flores

Avatar photo
Reporter : Ivan Wuran
IMG 20260815 WA0050

Sementara itu, sebanyak 23 orang dilaporkan mengalami luka-luka, terdiri atas 6 orang di Sikka, 13 orang di Ende, dan 4 orang di Manggarai.

Ia menegaskan bahwa data tersebut masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui seiring dengan berlangsungnya proses pencarian, evakuasi, serta pendataan oleh tim di lapangan.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Selain korban jiwa dan luka-luka, gempa juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas dan infrastruktur di beberapa wilayah Flores.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di NTT, Berikut Wilayah Terdampak

*Koordinasi Lintas Daerah Terus Diperkuat*

Gubernur NTT Melki Laka Lena mengatakan, bahwa sejak gempa terjadi, Pemerintah Provinsi NTT terus membangun komunikasi dengan para bupati, wakil bupati, dan jajaran pemerintah daerah di seluruh daratan Flores.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan situasi di masing-masing daerah, mempercepat pendataan dampak bencana, serta memastikan penanganan awal terhadap masyarakat terdampak dapat dilakukan dengan cepat.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD NTT Dorong Percepatan Ranperda Pengelolaan DAS

“Sejak pagi tadi, kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, para bupati, wakil bupati dan berbagai jajaran yang ada di Flores. Kami cek berbagai kondisi yang terjadi dan juga para bupati dan wakil bupati sedaratan Flores juga terus memimpin penanganan kejadian gempa Flores ini yang kerusakannya kita lihat cukup serius,” kata Gubernur Melki.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung