Daerah  

Komisi III DPRD NTT Ultimatum BPAD: Tak Terima Wakil, Harus Kepala Badan yang Hadir

Avatar photo
Reporter : Hendrik
Screenshot 20250410 143058 Gallery

KR – Anggota Komisi III DPRD NTT dari Fraksi PKB, Yohanes Rumat, SE, menyuarakan keprihatinannya terhadap ketidakhadiran Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) NTT, Alex Lumba, dalam rapat-rapat bersama Komisi III.

Dalam pernyataannya, Yohanes menekankan pentingnya kehadiran pimpinan BPAD untuk menjelaskan langsung kondisi dan strategi pendapatan asli daerah (PAD) di NTT.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kami di Komisi III ingin tahu dengan jelas dari mana sebenarnya sumber PAD kita berasal.”

Baca Juga :  Lowongan Kerja BUMN Terbaru 2024 di PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth)

“Apakah dari pajak, retribusi, atau sumber lainnya. Kalau uang banyak, ke mana arahnya? Kalau sedikit, apa sebabnya?” ujar Yohanes pada Kamis, 10 April 2025.

Yohanes menilai bahwa selama ini kreativitas BPAD dalam menggali PAD masih perlu ditingkatkan.

Ia menyinggung pula soal berbagai persoalan seperti pajak kendaraan plat merah yang tertunggak dan mekanisme pajak alat berat yang belum jelas penyelesaiannya.

Baca Juga :  Tantangan Direksi Baru Bank NTT: Tingkatkan Laba, Naikkan Kepercayaan Nasabah

“Yang kita butuhkan adalah kreativitas dari kepala BPAD, bukan sekadar laporan dari bawahan.”

“Sudah terlalu sering kami hanya ditemui oleh sekretaris atau pejabat eselon 3 dan 4, padahal keputusan-keputusan penting ada di tangan Kepala Badan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa penurunan PAD tidak semata-mata karena pemotongan dari pusat atau efisiensi anggaran, melainkan karena kurangnya upaya penggalian sumber-sumber PAD mandiri.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung