Daerah  

Komisi I DPRD NTT Minta Kapolres TTU Perlu Evaluasi Kapolsek Noemuti

Avatar photo
Reporter : (ft/tim)
IMG 20250115 WA0063 e1740408092200
Nene Petronela Tilis.

Lebih lanjut, Yulius menjelaskan bahwa kepolisian sebagai garda terdepan dalam sistem peradilan harus memastikan bahwa setiap laporan yang masuk diproses secara cepat untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.

“Penyelidikan yang cepat dapat mencegah perbuatan pidana melebar dan pelapor merasa dihargai. Dan itu adalah tugas utama polisi,” tegasnya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kasus yang dilaporkan oleh Petronela Tilis terkait dugaan pengrusakan properti (pagar kawat duri) oleh terlapor Blasius Lopis dinilai berjalan di tempat, yang menurut Yulius merupakan bentuk kelalaian dalam proses peradilan.

Baca Juga :  Tim Ombudsman NTT Terima Kunjungan Ketua HIPMI Kota Kupang, Bahas Penyelesaian Pengaduan Pengusaha

“Saya meminta kepada pimpinan yang lebih tinggi untuk segera melakukan evaluasi terhadap kinerja anggotanya di Polsek Noemuti,” imbuhnya.

Yulius menegaskan bahwa evaluasi ini perlu dilakukan mengingat kasus yang sedang ditangani adalah pidana pengrusakan properti.

“Fakta menunjukkan bahwa penyelidikan kasus ini berjalan sangat lambat, padahal seharusnya proses pencarian dan pengungkapan peristiwa pidana oleh kepolisian bisa lebih cepat,” pungkasnya.

Baca Juga :  Tanpa Pamrih! Filmon Loasana Bantu Anak Disabilitas di Namosain

Komisi I DPRD NTT akan terus memantau perkembangan kasus ini dan meminta agar Kapolres TTU segera mengambil langkah tegas dalam mengevaluasi kinerja anggotanya demi menjamin keadilan bagi masyarakat. **

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung