Daerah  

Indosat dan Cisco Luncurkan Sovereign SOC, Latih Jutaan Talenta Digital

Avatar photo
IOH X Cisco SOC 2 1
Indosat Ooredoo Hutchison bersama Cisco meluncurkan Sovereign SOC di Jakarta, langkah strategis memperkuat kedaulatan digital Indonesia.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

KR – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Cisco resmi meluncurkan Indonesia Sovereign Security Operations Center (SOC), pusat keamanan siber pertama di Indonesia dengan standar global SOC 2 compliance.

Menggunakan Splunk Cloud Platform berbasis AI, SOC ini hadir untuk melindungi data nasional, memperkuat infrastruktur digital, hingga mendukung transformasi AI yang aman. Selain itu, Indosat dan Cisco berkomitmen melatih 1 juta talenta digital serta membantu 10.000 UKM Indonesia lebih siap menghadapi ancaman siber hingga 2030.

Inisiatif ini bukan hanya menjawab tantangan meningkatnya frekuensi serangan siber, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif, terpercaya, dan berkelanjutan.

Peluncuran Sovereign SOC menandai langkah besar Indonesia dalam menjaga kedaulatan digital, membangun ekosistem bisnis yang tangguh, dan mempersiapkan bangsa menghadapi era AI dengan fondasi keamanan yang kokoh.

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui kolaborasi dengan Cisco resmi meluncurkan Indonesia Sovereign Security Operations Center (SOC) pada akhir Agustus 2025.

Kehadiran pusat keamanan siber ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat perlindungan data nasional sekaligus mempercepat transformasi digital yang aman di Indonesia.

Sovereign SOC merupakan yang pertama di Indonesia mengadopsi Splunk Cloud Platform dan Splunk Enterprise Security dengan standar global SOC 2 compliance.

Dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan (AI), SOC ini mampu melakukan deteksi ancaman secara real-time, memantau sistem hybrid dan multi-cloud, serta memastikan data tetap berada dalam yurisdiksi hukum Indonesia.

Baca Juga :  Indosat Hadirkan AI untuk Jaringan Lebaran yang Lebih Stabil dan Andal

“Semua yang terkoneksi harus terproteksi,” tegas Vikram Sinha, President Director dan CEO IOH.

Ia menekankan bahwa kolaborasi dengan Cisco bukan sekadar menghadirkan platform keamanan digital, tetapi juga merancang perlindungan strategis untuk infrastruktur nasional, masyarakat, dan ekonomi digital Indonesia.

Ancaman siber di Indonesia semakin meningkat, baik dari sisi frekuensi maupun kompleksitas. Cisco Cybersecurity Readiness Index mencatat, 91% perusahaan di Indonesia mengalami masalah keamanan siber dalam 12 bulan terakhir. Kondisi ini menuntut solusi perlindungan yang lebih komprehensif dan terintegrasi.

Dave West, President sekaligus Senior Vice President Global Specialists di Cisco, menyatakan bahwa Sovereign SOC adalah terobosan besar untuk membangun masa depan digital Indonesia yang lebih tangguh.

Menurutnya, platform ini tidak hanya melindungi sektor-sektor strategis seperti keuangan, kesehatan, transportasi, dan layanan publik, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mengembangkan ekosistem AI yang aman dan berkelanjutan.

Sovereign SOC juga dirancang untuk mendukung penerapan AI generatif dan Large Language Model (LLM) secara aman sesuai regulasi nasional.

Hal ini memungkinkan inovasi teknologi tetap berkembang dengan standar etika dan keamanan tinggi.

Dengan pendekatan ini, Indonesia tidak hanya mengejar percepatan digitalisasi, tetapi juga memastikan bahwa proses transformasi berlangsung inklusif dan sesuai dengan prinsip kedaulatan digital.

Baca Juga :  Indosat Bagikan Dividen Rp2,7 Triliun di RUPST 2025, Perkuat Langkah Jadi AI TechCo

Bersamaan dengan peluncuran Sovereign SOC, Indosat dan Cisco mengumumkan target ambisius untuk melatih 1 juta talenta digital Indonesia di bidang jaringan dan keamanan siber hingga 2030.

Program ini akan diperkuat oleh ekosistem Cisco Networking Academy yang sudah menjangkau lebih dari 500.000 peserta di 200 institusi di seluruh Indonesia.

Tidak hanya itu, Sovereign SOC juga diarahkan untuk membantu lebih dari 10.000 Usaha Kecil dan Menengah (UKM) meningkatkan pengelolaan keamanan data mereka.

Dengan solusi yang terjangkau dan mudah diakses, UKM dapat lebih siap menghadapi risiko serangan digital yang berpotensi menghambat pertumbuhan usaha.

Selain pusat operasi, SOC juga akan berfungsi sebagai Cyber Resilience Labs. Fasilitas ini dirancang sebagai tempat simulasi insiden, pelatihan praktis industri, dan program kesiapan nasional untuk meningkatkan pertahanan siber Indonesia.

Indosat dan Cisco menegaskan bahwa Sovereign SOC bukan hanya untuk sektor swasta atau perusahaan besar, tetapi juga menjadi bagian dari kolaborasi publik-swasta dalam menjaga kedaulatan digital nasional.

Dengan mengembangkan kerangka kerja lokal yang selaras dengan standar global, inisiatif ini menetapkan tolok ukur baru keamanan digital Indonesia.

Langkah ini menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan visi jelas dalam membangun ekonomi digital yang berdaulat, aman, dan tangguh di tengah era AI.

Reporter: HN