Daerah  

Gius Berkisah, Mariana Menangis: Lahan Kering di Solor Jadi Sumber Penghidupan

Avatar photo
Reporter : redaksi Editor: redaksi
IMG 20260829 WA0214

“Pada saat ini kami di kelompok Ole Wura, kami sudah mendapat hasil penjualan mendekat 11 juta dan kami kami juga sudah bagi hasil, per orang 1 juta,” ujarnya.

“Hanya itu saja, Ama Bupati. Terima kasih banyak. Semoga Tuhan selalu memberkati Ama Bupati. Semoga senantiasa sehat,” tutup Mariana.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sejak kegiatan pengolahan lahan dimulai pada April 2026, sejumlah kelompok tani mulai menikmati hasil usaha mereka. Kelompok Tani Ole Wura yang beranggotakan 11 orang mencatat pendapatan sekitar Rp11 juta.

Baca Juga :  Viral! Mahasiswa Nyamar Jadi Jemaah Perempuan di Masjid Islamic Center

Kelompok Tani Besi Pare yang beranggotakan 12 orang memperoleh pendapatan sekitar Rp8 juta. Sementara Kelompok Tani Ema Sare dengan 10 anggota mencatat pendapatan sekitar Rp7,5 juta.

Kelompok Tani Kelabo Doro yang beranggotakan 10 orang memperoleh pendapatan sekitar Rp8 juta. Adapun Kelompok Tani Milenial yang beranggotakan 12 mulai menghasilkan pendapatan sekitar Rp350 ribu.

Baca Juga :  Kabar Baik CPNS 2026: Ini Perkiraan Sejumlah Jurusan S1 Pendidikan Sangat Dibutuhkan

(**//𝐓𝐢𝐧𝐨)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung