Daerah  

Fredy Mui Desak Efisiensi Direksi Bank NTT Demi Tekan Biaya Operasional

Avatar photo
67f9217c16923 inosensius ferdi mui ntt

KR – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi NasDem, Inosensius Fredy Mui, memberikan pandangan tegas terkait persiapan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT .

Ia berharap keputusan nanti dapat mengakomodir hasil RUPS sebelumnya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurut Fredy, jumlah direksi yang terlalu banyak akan berdampak langsung pada tingginya biaya operasional perbankan, termasuk fasilitas dan gaji.

Baca Juga :  Fraksi PSI Soroti Tantangan Fiskal dalam RAPBD NTT 2026

“Kalau bisa, dari tujuh direksi menjadi lima saja. Dengan begitu, biaya operasional bisa ditekan sehingga laba Bank NTT meningkat dan target deviden bisa tercapai,” ujar Fredy Mui pada Senin 10/11/2025.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat kekurangan modal inti minimum mendekati sekitar Rp600 miliar, dan sisanya menjadi kesanggupan pihak Bank Jatim.

Menurutnya, secara regulasi kondisi ini sudah sesuai dengan ketentuan permodalan minimum.

Baca Juga :  PT SMART Tbk Buka Lowongan PMO Assistant Internship, Segera Lamar!

Namun, tantangan muncul karena di satu sisi pemerintah provinsi menargetkan peningkatan deviden, sementara di sisi lain biaya operasional bank terus meningkat.

“Target laba tinggi itu bagus, tapi harus diimbangi dengan efisiensi struktur organisasi. Jangan sampai beban operasional justru menurunkan pendapatan,” tambahnya.

Fredy juga menyoroti persoalan internal terkait penempatan direksi dan posisi Dirut Bank NTT.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp KabarTimor.Com

+ Gabung